Klasemen Liga Jerman 2018/2019

Kejutan terjadi pada perhelatan Liga Jerman musim 2018/2019. Bayern Munchen yang berstatus sebagai tim juara bertahan justru memulai perjalanan dengan catatan yang kurang menjanjikan. Sebaliknya, tim-tim kuda hitam yang tidak diunggulkan berhasil menghadirkan cerita berbeda. Hal itu terlihat pada Klasemen Liga Jerman 2018/2019 hingga pekan ketujuh.

Borussia Dortmund
Borussia Dortmund klaim posisi puncak klasemen Liga Jerman

Borussia Dortmund mengawali perjalanannya Liga Jerman dengan penampilan impresif. Menjamu RB Leipzig di Signal Iduna Park, markas kebanggaan sendiri pada laga pembuka, mereka sukses mengakhirinya dengan kemenangan yang meyakinkan, 4-1.

Padahal pada pertandingan pembuka tersebut, Die Borussen sempat tertinggal gol cepat tim tamu yang dicetak oleh Jean-Kevin Augustin ketika laga belum genap satu menit. Namun, mereka berhasil bangkit dan mengembalikkan keadaan menjadi 4-1. Keempat gol tersebut masing-masing tercatat oleh nama Mahmoud Dahoud, Marcel Sabitzer, Axel Witsel, dan Marco Reus di penghujung laga.

Tim arahan Lucien Favre hanya mampu membawa pulang satu poin dari markas Hannover di pekan kedua. Kemudian menang atas Eintracht Frankfurt, kembali bermain imbang ketika melawan Hoffenheim. Selanjutnya pesta gol ke gawang Nurnberg, dimana Dortmund menggila dengan tujuh gol tanpa satu pun kebobolan.

Kemenangan di partai tandang pertama musim ini dipetik ketika berlaga di rumah Bayern Leverkusen. Marco Reus dan kawan-kawan menang dengan skor meyakinkan, 2-4. Dan terakhir, susah payah meraih tiga poin pada saat meladeni perlawanan sengit Augsburg.

Dari catatan tersebut menginformasikan bahwa Borussia Dortmund belum sekalipun merasakan yang namanya kekalahan. Lima pertandingan diakhiri dengan hasil sempurna alias kemenangan dan dua laga lainnya berakhir dengan hasil imbang. Secara total, mereka mengoleksi 17 poin dan berhak menempati Puncak Klasemen Liga Jerman terhitung hingga pekan ketujuh.

Dortmund tidak hanya mencatatkan diri sebagai satu-satunya tim yang belum kalah pada musim ini, tetapi mereka juga mengukuhkan diri sebagai yang paling produktif dalam hal gol. Tercatat, mereka telah mencetak gol sebanyak 23 gol dan hanya delapan kali kebobolan.

EMPAT TIM DENGAN POIN SAMA

RB Leipzig memulai awal musim ini dengan hasil yang mengecewakan. Ketika bertandang ke Signal Iduna Park, markas kebanggaan dari kesebelasan Borussia Dortmund yang kini menempati puncak klasemen, mereka harus pulang dengan tangan hampa.

RB Leipzig
RB Leipzig sementara waktu duduk di peringkat kedua

Setelah berhasil mengejutkan para pendukung tuan rumah dengan gol cepat melalui Jean-Kevin Augustin, tim berjuluk The Bulls ini justru dengan mudah dibobol empat gol oleh Marco Reus dan kawan-kawan. Hingga akhirnya, mereka menyerah dengan skor 4-1.

Namun setelah kekalahan tersebut, pasukan Ralf Rangnick berhasil bangkit. Bermain imbang 1-1 saat menjamu Fortuna Dusseldorf, menang tipis 3-2 atas Hannover, kembali hanya mampu memetik satu poin saat meladeni perlawanan Eintracht Frankfurt. Meraih kemenangan kedua usai mengalahkan VFB Stuttgart dengan skor 2-0. Menang kembali atas Hoffenheim, dan terakhir pesta gol ke gawang Nurnberg.

Secara total, Leipzig mengoleksi 14 poin dan pada Tabel Klasemen Liga Jerman sementara waktu dihitung sampai pekan ketujuh, mereka menempati peringkat kedua. Akan tetapi, jumlah angka tersebut tidak hanya dimiliki oleh Leipzig semata, melainkan tiga tim lainnya yang secara berturut-turut mengisi posisi ketiga hingga kelima. Mereka adalah Borussia Mönchengladbach, Werder Bremen, dan Hertha Berlin.

Keempat tim tersebut pun tidak hanya mengumpulkan jumlah angka serupa, yakni sebanyak 14 poin. Melainkan juga memiliki catatan yang sama, yakni empat kemenangan, dua hasil imbang dan satu kekalahan. Penentuan posisi mereka di klasemen sementara ini hanya berdasarkan jumlah selisih gol.

Leipzig berhak berada di posisi paling atas dibandingkan ketiga tim tersebut karena total selisih gol mereka lebih banyak, yakni sebanyak +7. Sementara Mönchengladbach hanya mampu mengoleksi +6. Kemudian Werder Bremen dan Herta Berlin sama-sama memiliki +5. Namun Bremen lebih unggul dalam hal produktivitas gol, yaitu 13 berbanding 12 milik Berlin.

BAYERN MUNCHEN, SANG JUARA BERTAHAN TERSEOK DI PERINGKAT KEENAM

Lima besar itu tidak nama Bayern Munchen. Padahal, tim berjuluk The Bavarian ini merupakan juara bertahan. Mereka berhasil secara digdaya mampu mengakhiri musim lalu dengan mengangkat Trofi Liga Jerman setelah mengandaskan perlawanan dari tim-tim lainnya, salah duanya adalah Borussia Dortmund dan RB Leipzig.

Bayern Munchen
Bayern Munchen sang juara bertahan yang terseok di peringkat keenam

Pertandingan pembuka, pasukan Niko Kovac menjamu Hoffenheim. Berlaga di rumah sendiri, mereka berhasil memaksimalkannya menjadi tiga poin setelah mengandaskan perlawanan tim tamu dengan skor menjanjikan, 3-1.

Kemenangan pun kembali diraih pada pekan kedua. Munchen yang kini bermain di markas lawan dan menghadapi VFB Stuttgart, sukses membawa pulang poin penuh. Hasil maksimal kembali dipetik di pekan ketiga ketika menghadapi perlawanan Bayern Leverkusen. Kembali bermain di markas kebanggaan sendiri, Allianz Arena, Munchen menang mudah dengan skor tiga berbalas satu gol.

Untuk keempatnya secara beruntun, Robert Lewandowski dan kawan-kawan sukses memetik kemenangan. Kali ini diraih setelah mengandaskan tim besar yang pada musim ini juga masuk ke dalam bursa juara, yakni Schalke 04. Laga yang berlangsung di Veltins-Arena itu berakhir dengan skor 0-2 untuk kemenangan tim tamu.

Namun setelah itu, Munchen seakan-akan lupa bagaimana caranya mengakhiri laga dengan poin sempurna. Mereka gagal meneruskan catatan positif itu ketika melawan Augsburg. Padahal, laga itu berlangsung di rumah mereka sendiri. Tetapi, mereka justru harus rela berbagi satu poin dengan sang lawan.

Tren positif tersebut pada akhirnya putus ditangan Hertha Berlin. Bermain dengan status tim tamu, Munchen menyerah dua gol tanpa balas. Ini menjadi kekalahan perdana mereka di musim ini. Dan laga selanjutnya, mereka kembali menelan kekalahan untuk yang kedua kalinya. Kali ini ditangan Borussia Monchengladbach.

Empat kemenangan, satu hasil imbang dan dua kekalahan mengantarkan Bayern Munchen untuk sementara waktu menempati peringkat keenam dengan hanya mengoleksi 13 poin. Catatan ini tentu seperti bukan tim sebesar Munchen yang sejatinya sulit sekali mengalami kekalahan di kancah domestik.

ZONA DEGRADASI

Posisi Zona Degradasi Liga Jerman terhitung hingga pekan ketujuh ditempati oleh tiga tim yang sama-sama hanya mengumpulkan 5 poin. Mereka bertiga secara berturut-turut adalah Hannover, Fortuna Dusseldorf, dan VfB Stuttgart di dasar klasemen.

Hannover 96
Hannover 96 jadi pelengkap zona degradasi Liga Jerman

Dari tujuh pertandingan yang telah dijalani, Hannover hanya mampu memetik satu kemenangan. Itu diraih ketika memaksimalkan partai kandang saat menjamu Stuttgart. Sisanya, dua hasil imbang dan telah menelan kekalahan dengan jumlah yang lebih banyak dibandingkan kemenangan, yakni empat kali.

Catatan itu juga serupa yang dialami oleh Fortuna. Tim yang baru kembali ke kasta tertinggi sepakbola Jerman ini harus rela mengisi posisi zona merah. Satu-satunya kemenangan mereka diraih pada saat mengandaskan perlawanan Hoffenheim dengan skor tipis, 2-1.

VfB Stuttgart
Dasar Klasemen Liga Jerman ditempati oleh VfB Stuttgart

Begitu juga Stuttgart yang duduk di Dasar Klasemen Liga Jerman. Pasukan Markus Weinzierl hanya berhasil memaksimalkan satu laga menjadi tiga poin ketika melawan Werder Bremen. Dua laga lainnya berakhir imbang dan empat kekalahan. Kekalahan terakhir diderita pada saat menghadapi Hannover.